Basic vs Pro: Paket Mana untuk Warung, Cafe, dan Multi Cabang?
Nggak sedikit pemilik usaha kuliner yang ragu saat milih aplikasi kasir. Pertanyaannya biasanya simple: "Saya punya warung makan, cukup paket Basic atau harus Pro?" atau "Kalau saya buka cabang kedua, sistem kasirnya gimana?" Memilih paket basic vs pro aplikasi kasir memang bikin bingung kalau Anda belum tahu persis apa aja yang dibutuhkan usaha Anda sehari-hari. Biaya langganan bulanan mungkin terasa kecil, tapi salah pilih fitur bisa bikin operasional tetap berantakan.
Kekasir hadir dengan dua pilihan paket utama: Basic dan Pro. Keduanya dirancang untuk skala usaha yang berbeda, tapi punya fondasi yang sama-sama kuat. Di artikel ini, kita akan bedah kapan usaha Anda cukup pakai Basic, dan kapan wajib naik ke Pro.

Apa Saja yang Sudah Didapat di Paket Basic?
Paket Basic Kekasir berharga Rp60.000 per bulan (atau Rp576.000 per tahun). Angka ini sangat terjangkau untuk warung, gerobak, atau usaha rumahan. Tapi jangan salah, meski paling dasar, fiturnya sudah lengkap untuk operasional kasir harian.
Beberapa hal yang sudah Anda dapat di paket Basic:
- Kasir multi-perangkat: Bisa login di beberapa HP atau tablet sekaligus. Saat ramai, Anda bisa buka dua jalur kasir.
- Mode offline: Transaksi tetap jalan meski internet tiba-tiba putus. Data tersimpan di perangkat dan akan sinkron otomatis saat koneksi kembali normal.
- QRIS dinamis dengan konfirmasi otomatis: Pelanggan scan QRIS, bayar dari HP mereka, dan sistem kasir langsung menandai tagasan lunas tanpa perlu Anda cek manual ke aplikasi e-wallet. Settlement QRIS berjalan sekitar T+2 hari kerja ke rekening Anda.
- Katalog online bawaan: Setiap outlet dapat link etalase digital (seperti Linktree F&B) berisi menu online. Bisa dibagikan ke WhatsApp, Instagram, atau TikTok.
- Label order: Bisa membedakan pesanan makan di tempat (dine-in), bungkus, atau delivery.
- 20+ laporan penjualan: Mulai dari rekap omzet harian hingga menu paling laris.
Paket Basic cocok untuk Anda yang punya usaha tanpa sistem meja formal. Misalnya warung pinggir jalan, kedai kopi take-away, stand bazar, atau penjual makanan rumahan yang pelanggannya datang, pesan di kasir, bayar, lalu bawa pulang. Untuk usaha tipe ini, Basic sudah lebih dari cukup. Pelajari lebih lanjut soal pendaftaran di panduan coba gratis 14 hari Kekasir.
Kapan Wajib Naik ke Paket Pro?
Paket Pro dihargai Rp120.000 per bulan (atau Rp1.152.000 per tahun). Naik kelas ke Pro bukan sekadar soal gaya, tapi soal kebutuhan operasional yang jauh lebih kompleks. Jika usaha Anda punya meja makan, dapur yang sibuk, atau sudah punya cabang, maka Pro adalah keharusan.
Berikut fitur tambahan di paket Pro yang jadi solusi masalah operasional:
1. Manajemen Meja dan Self-Order QR Kalau Anda punya cafe atau resto dengan tempat duduk, mengandalkan kasir mencatat nomor meja secara manual rentan salah. Paket Pro punya fitur manajemen meja visual. Lebih hebatnya lagi, ada fitur self-order QR meja. Pelanggan cukup scan QRIS di meja mereka, menu langsung muncul di browser HP tanpa perlu unduh aplikasi. Mereka pilih makanan, bayar langsung via QRIS, dan pesanan otomatis masuk ke sistem kasir Anda. Antrian di kasir saat jam makan siang bisa langsung hilang.

2. Kitchen Display System (KDS) Masalah klasik resto adalah order yang salah antara kasir dan dapur. Dengan KDS, pesanan dari kasir (atau dari self-order pelanggan) langsung tampil di layar tablet di dapur. Kasir tidak perlu teriak-teriak atau bolak-balik anting kertas ke dapur. Pelajari detailnya di panduan fitur self-order QR Kekasir.
3. Inventori dan HPP (Harga Pokok Penjualan) Pemilik usaha sering bingung kenapa omzet naik tapi untung tipis. Di paket Pro, Anda bisa mencatat resep dan bahan baku. Sistem akan otomatis mengurangi stok bahan setiap kali menu terjual. Anda juga bisa pantau biaya bahan atau HPP per porsi, sehingga tahu margin keuntungan yang sebenarnya.
4. Multi-Cabang dalam Satu Dashboard Saat usaha tumbuh dan punya cabang, Pro memungkinkan Anda memantau omzet semua cabang dari satu akun owner. Tidak perlu ganti-ganti aplikasi atau minta laporan manual dari karyawan tiap cabang. Lihat bagaimana ini bekerja di panduan fitur multi-outlet Kekasir.
Skenario Pemilihan Paket di Lapangan
Biar lebih bayangin, mari kita lihat contoh hipotetis. Misalnya ada pemilik usaha kuliner di Batam.
Pak Budi punya kedai martabak pinggir jalan. Pelanggannya datang, beli di etalase, lalu bawa pulang. Untuk usaha ini, Pak Budi cukup berlangganan paket Basic. Ia bisa pakai QRIS dinamis biar pembayaran cepat, dan katalog online untuk pelanggan yang mau pesan duluan via WhatsApp. Tidak butuh manajemen meja atau KDS.
Berbeda dengan Ibu Sari yang punya cafe duduk dengan 10 meja. Kalau pakai Basic, kasirnya harus bolak-balik ke meja pelanggan, mencatat pesanan, lalu kasih struk. Dengan paket Pro, Ibu Sari cukup taruh QR code di tiap meja. Pelanggan scan, pesan kopi dan croissant, bayar QRIS. Pesanan langsung masuk ke layar KDS barista. Kasir fokus ngurusin pelanggan yang mau pulang, dan dapur nggak akan kecolongan order.
Nah, bagaimana kalau Pak Budi sukses dan mau buka cabang kedua dengan konsep duduk? Pak Budi tinggal upgrade paket. Cabang pertama (martabak take-away) tetap pakai Basic, cabang kedua (cafe duduk) pakai Pro. Kekasir menghitung langganan per outlet, jadi fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing cabang.

Coba Dulu Sebelum Tentukan Pilihan
Kalau Anda masih ragu paket mana yang paling pas, nggak perlu langsung bayar. Kekasir menyediakan masa coba gratis 14 hari untuk paket Pro. Semua fitur seperti self-order QR, KDS, hingga inventori HPP bisa Anda coba langsung di usaha Anda tanpa biaya di muka.
Setelah 14 hari, Anda bisa evaluasi: apakah usaha butuh fitur meja dan KDS, atau cukup berjualan dengan QRIS dan kasir biasa saja. Kalau merasa Pro terlalu mewah, Anda bisa turun ke paket Basic. Detail soal perbandingan bisa dicek di panduan perbedaan paket Basic dan Pro.
Mau coba rasakan alur operasional yang lebih rapi di outlet Anda? Coba gratis 14 hari — cukup pakai WhatsApp. Atau bandingkan sendiri Basic Rp60.000 vs Pro Rp120.000 di halaman Harga. Detail soal hak dan kewajiban langganan bisa dibaca di Syarat & Ketentuan serta Kebijakan Refund.
Kata kunci artikel
Klik kata kunci untuk mencari artikel terkait.