Delivery GoFood GrabFood: Catat Label Order Manual di Kasir

Delivery GoFood GrabFood: Catat Label Order Manual di Kasir

Jualan GoFood dan GrabFood memang bikin omzet naik. Tapi kalau pencatatannya berantakan, ujung-ujungnya bingung sendiri. Order masuk dari HP kurir, kasir catat di kertas, dapur teriak-teriak minta konfirmasi menu. Pas tutup shift, kasir pusing karena lupa pesanan mana yang udah dibayar aplikasi dan mana yang belum. Kalau Anda sering ngalamin ini, artinya cara Anda catat order delivery di kasir perlu dibenerin.

Solusinya bukan mikirin integrasi API otomatis yang rumit dan mahal. Cukup pakai label delivery manual di aplikasi kasir. Di artikel ini, kita bahas gimana cara ngelacak order delivery biar rapi tanpa bikin kepala panas.

Ilustrasi kasir resto menerima order delivery dari smartphone

Masalah Order Delivery: Ribet di Mana?

Bayangkan skenario warung atau cafe Anda lagi ramai. Dine-in penuh, antrian kasir panjang, tiba-tiba notifikasi GoFood dan GrabFood berbunyu berturut-turut. Apa yang biasa terjadi?

  1. Kasir baca pesanan dari HP kurir, lalu tulis ulang di kertas atau sticky note.
  2. Kertas itu dilipat, ditempel di etalase, atau diantarkan ke dapur.
  3. Dapur masak, tapi kadang salah baca tulisan tangan kasir.
  4. Kurir datang, kasir harus bolak-balik nyocokin nama pemesan di HP dan nama di kertas dapur.
  5. Pas tutup shift, kasir harus ngumpulin semua kertas, lalu ngelompokin mana omzet dari GoFood, mana dari GrabFood, mana dari walk-in customer.

Kalau order cuma 5-10 sehari mungkin masih aman. Tapi kalau pas jam makan siang yang rame, kertas pesanan bisa nabrak. Belum lagi kalau ada pelanggan yang tiba-tiba batal atau ganti menu. Kertas coret-coretan cuma nambah bingung.

Laporan keuangan jadi kacau karena Anda gak bisa bedain omzet asli dari pelanggan yang datang langsung sama omzet dari aplikasi ojek online. Ujung-ujungnya, susah tau sebenarnya aplikasi mana yang paling ngeluarin untung buat usaha Anda.

Cara Catat Order Delivery di Kasir Pakai Label Manual

Nah, untuk ngatasin kekacauan ini, Anda butuh aplikasi kasir yang punya fitur label atau tipe order. Di Kekasir, Anda bisa catat order delivery di kasir dengan sangat gampang. Konsepnya simpel: semua pesanan tetap masuk ke satu sistem kasir yang sama, tapi dikasih "label" sumbernya.

Caranya gini:

  • Saat ada pesanan masuk dari GoFood atau GrabFood, kasir tinggal buka menu kasir seperti biasa.
  • Masukkan item pesanan pelanggan (misal: Nasi Ayam Geprek 2, Es Teh 1).
  • Sebelum menyimpan order, pilih tipe order. Pilih "Delivery".
  • Di kolom keterangan atau label, ketik "GoFood" atau "GrabFood", beserta nama pelanggan atau nomor order dari aplikasi.

Gak perlu nunggu API atau sistem rumit. Kasir cukup input manual yang gak makan waktu lebih dari 10 detik.

Alur pesanan dari kasir ke dapur di restoran

Keuntungannya apa? Dapur tetap dapet struk pesanan yang jelas dari printer thermal. Nama menu tercetak rapi, gak ada salah baca tulisan tangan. Kasir tinggal nyocokin nama pelanggan di struk dengan nama di HP kurir saat makanan diambil. Lebih cepat, lebih rapi, dan resiko salah pesan jauh lebih kecil.

Pisah Laporan Omzet Dine-in dan Delivery

Manfaat paling besar dari catat order pakai label adalah saat Anda lihat laporan akhir hari. Kalau dulu semua omzet jadi satu bercampur aduk, sekarang sistem kasir Kekasir bakal ngebantu misahin semuanya.

Saat Anda buka menu laporan, Anda bisa lihat total omzet harian secara keseluruhan. Tapi Anda juga bisa filter atau melihat rincian berdasarkan tipe order.

  • Omzet Dine-in / Makan di tempat: Berapa yang masuk dari pelanggan yang duduk di warung.
  • Omzet Takeaway / Bungkus: Pelanggan yang beli langsung tapi bawa pulang.
  • Omzet Delivery: Ini yang penting. Anda bisa lihat detail mana yang masuk dari label "GoFood" dan mana dari "GrabFood".

Dengan data begini, Anda jadi bisa analisa. Misalnya, di akhir bulan Anda lihat laporan, ternyata omzet GoFood tiga kali lipat lebih besar dari GrabFood. Anda jadi tau kalau promo atau eksposur menu di GoFood lebih efektif. Atau kalau omzet delivery malah ngerugiin karena margin buat bayar potongan aplikasi terlalu gede, Anda bisa evaluasi ulang menu yang dijual di aplikasi ojek online.

Pelajari cara baca dan gunakan laporan penjualan ini lebih lengkap di panduan Kekasir: https://kekasir.id/panduan/outlet/inventori-hpp agar Anda bisa ngitung margin dan HPP dengan akurat.

Kasir Rapi, Dapur Gak Salah Order

Sistem kasir yang bener gak cuma buat nyatet uang, tapi juga ngatur dapur biar gak kebablasan. Begitu kasir simpan pesanan delivery dan cetak struk, dapur langsung nerima order.

Kalau warung atau cafe Anda udah pakai paket Pro Kekasir, Anda bisa manfaatin Kitchen Display System (KDS). Jadi dapur gak lagi pake kertas struk yang gampang hilang atau kotor, tapi lihat langsung di layar monitor. Pesanan delivery yang udah dikasih label tadi bakal muncul di layar dapur dengan jelas. Dapur tau ini pesanan buat dibungkus, bukan buat meja nomor 5.

Suasana dapur resto sibuk menyiapkan pesanan delivery

Sistem ini juga sangan ngbantu pas antrian dapur mulai numpuk. Dapur bisa urus pesanan berdasarkan urutan masuk, baik itu dari pelanggan yang duduk langsung maupun dari kurir ojek online. Gak ada lagi drama kurir ngambek karena pesanannya ke-skip karena lupa ditaruh di etalase.

Pas tutup hari, tutup shift kasir jadi jauh lebih gampang. Kasir gak perlu ngitung ulang kertas coretan. Sistem udah ngrangkum otomatis berapa uang tunai di laci, berapa transaksi QRIS, dan berapa pesanan yang masuk via label delivery. Selisih kas bisa diminimalisir bahkan sampai nol karena semuanya tercatat rapi di point of sales.

Mulai Kelola Order Delivery Tanpa Pusing

Mengelola order dari GoFood dan GrabFood emang gak bisa dipisahin dari operasional harian usaha kuliner. Tapi Anda gak perlu mikirin integrasi rumit yang nyangkut di tengah jalan. Cukup disiplin catat order delivery di kasir pakai label manual, semua masalah berantakan bisa kelar.

Dengan fitur ini, dapur tetap kerja rapi, kurir gak nunggu lama, dan laporan omzet Anda jelas tanpa campur aduk. Mau coba alur ini di outlet Anda? Coba gratis 14 hari pakai paket Pro Kekasir — cukup daftar pakai WhatsApp. Atau bandingkan fitur Basic Rp60.000 vs Pro Rp120.000 di halaman Harga untuk tau mana yang paling cocok buat skala warung Anda.

Kata kunci artikel

Klik kata kunci untuk mencari artikel terkait.

Artikel terkait