Service Charge dan PB1 di Struk Restoran
Pernah ngalamin pelanggan bertanya-tanya sambil melihat struk belanjaannya? "Bang, ini 5% apa ya? Terus yang 11% ini PPN?" Kalau jawabnya ngawur atau struknya memang nggak jelas, pelanggan bisa langsung kapok balik. Masalah service charge dan PB1 di struk restoran memang sering bikin pusing. Tidak sedikit pengusaha kuliner yang masih menghitung manual pakai kalkulator, lalu nulis totalnya di nota. Praktik ini rawan bikin selisih kas di akhir shift.
Ngatur pajak dan biaya layanan bukan cuma soal patuh aturan, tapi juga soal transparansi ke pelanggan. Kalau struk yang dicetak jelas dan rapi, kepercayaan pelanggan langsung naik. Di artikel ini, kita bahas cara ngatur service charge pb1 struk restoran biar otomatis terhitung dan tercetak rapi pakai aplikasi kasir.

Beda Service Charge dan PB1: Jangan Tertukar
Banyak yang mengira service charge dan PB1 itu sama. Padahal dua-duanya beda, baik dari fungsi maupun nasib uangnya.
Service charge (biaya layanan)
- Biaya tambahan untuk pelayanan, biasanya sekitar 5% dari total tagihan
- Umumnya jadi hak pelayan atau staf lapangan sebagai tambahan di luar gaji pokok
- Ada juga tempat yang pakai dana ini untuk menutup biaya operasional harian tertentu
- Intinya: kebijakan internal restoran, bukan pajak negara
PB1 / PPN (pajak restoran)
- Pajak yang wajib disetor ke negara
- Di banyak daerah, besaran PB1 restoran 11% (mengikuti tarif PPN)
- Setiap pelanggan yang makan di tempat usaha Anda ikut menanggungnya
- Uang ini bukan pendapatan restoran, melainkan titipan yang harus dilaporkan dan dibayarkan ke kantor pajak
Masalah sering muncul saat kasir harus menghitung dua persentase ini sekaligus di tengah antrean. Kalau dihitung manual, peluang salah hitung besar, apalagi kalau:
- Ada menu yang kena pajak dan ada yang tidak
- Ada diskon yang mengubah nominal dasar hitungan
- Ada promo bundling atau potongan shift malam
Ujung-ujungnya, laporan keuangan berantakan dan tutup shift kasir jadi sumber selisih antara kasir dan owner.
Kenapa Struk yang Jelas Itu Wajib?
Struk restoran bukan sekadar bukti bayar. Struk yang rapi mencerminkan profesionalisme tempat usaha Anda. Bayangkan pelanggan dapat struk kecil yang isinya cuma total akhir tanpa rincian—mereka pasti curiga: "Kok harganya beda sama di menu? Ada biaya tersembunyi?"
Dengan sistem kasir modern, rincian ini tampil otomatis. Pelanggan bisa melihat:
- Harga per item makanan/minuman
- Subtotal
- Service charge (misalnya 5%)
- PB1 (misalnya 11%)
- Total keseluruhan yang harus dibayar
Transparan, tidak ada ruang salah paham.

Struk yang rapi juga sangat membantu saat ada pelanggan yang ingin memisahkan tagihan. Fitur split bill di aplikasi kasir akan:
- Membagi harga makanan per orang sesuai pesanan
- Menghitung ulang service charge proporsional
- Membagi PB1 sesuai porsi tagihan masing-masing
- Mencetak struk terpisah tanpa hitung ulang manual
Tidak ada lagi yang harus nanggung bayar pajak temannya.
Atur Service Charge dan PB1 Langsung di Kekasir
Kalau Anda masih pakai kasir manual atau aplikasi yang rumit, saatnya beralih. Di Kekasir, Anda bisa mengatur persentase pajak dan biaya layanan di pengaturan outlet. Cukup masukkan angkanya sekali—misalnya service charge 5% dan PB1 11%—lalu sistem menghitung otomatis di setiap transaksi.
Alur singkatnya:
- Buka pengaturan outlet di aplikasi
- Isi persentase service charge dan PB1 sesuai kebijakan usaha Anda
- Simpan
- Setiap kali kasir input pesanan dan tekan bayar, sistem menambahkan keduanya otomatis
- Cetak struk thermal 58mm atau 80mm—rinciannya sudah lengkap di kertas
Tidak perlu stiker tempelan atau tulisan tangan di pinggir nota. Semua tercatat sebagai jejak digital. Kalau ada pelanggan yang nanya, kasir tinggal nunjukin struknya. Lebih cepat, akurat, dan mengurangi antrean saat jam makan siang.
Pelajari cara atur pajak restoran dan biaya layanan di panduan Kekasir: https://kekasir.id/panduan/outlet/konfigurasi-bisnis
Hindari Salah Hitung Saat Peak Hour
Jam sibuk adalah ujian terberat operasional restoran. Pelanggan berdatangan, dapur kejar setoran, kasir harus memproses pembayaran secepat mungkin. Di momen ini, hitung manual paling sering meleset.
Kesalahan yang sering muncul saat peak hour:
- Kasir lupa memasukkan service charge
- Salah ketik angka PB1 karena buru-buru
- Diskon dihitung dulu atau belakangan—hasilnya beda
- Split bill rombongan dihitung ulang di kertas, totalnya tidak ketemu
Dengan point of sales (POS), masalah itu hilang. Kasir fokus ke pesanan; sistem yang menghitung pajaknya. Bahkan saat internet putus-putus, Kekasir tetap bisa dipakai jualan lewat mode offline: transaksi antre dulu, lalu sinkron otomatis saat koneksi kembali.

Perhitungan otomatis juga membantu saat mengelola meja rombongan yang sering pindah atau digabung. Manajemen meja restoran saat peak hour jadi lebih tertata karena sistem:
- Mengingat pesanan per meja
- Menghitung service charge dan PB1 di setiap perubahan order
- Menampilkan total final yang sudah termasuk semua biaya tambahan
- Siap dicetak saat rombongan checkout—tanpa satu rupiah yang luput
Laporan Pajak Rapi untuk Lapor SPT
Keuntungan lain mengotomatiskan service charge dan PB1 di struk: saat waktu lapor pajak tiba. Banyak pemilik usaha kuliner pusing karena catatan harian berantakan. Omzet murni, uang service charge untuk staf, dan PPN titipan negara sering tercampur jadi satu.
Di laporan penjualan Kekasir, Anda bisa langsung memisahkan:
- Total omzet murni dari penjualan makanan/minuman
- Total service charge yang terkumpul
- Total PB1/PPN yang harus disetor
- Ringkasan per shift atau per periode untuk dicek ulang
Laporan bisa diunduh dan diserahkan ke bagian akuntansi, atau dipakai sendiri untuk lapor SPT. Lebih aman, lebih rapi, dan menghemat waktu di akhir bulan—apalagi kalau Anda juga butuh rekap saat serah terima shift.
Mau coba rasakan mudahnya ngatur pajak dan service charge otomatis di tempat usaha Anda? Coba gratis 14 hari paket Pro di Kekasir sekarang, cukup daftar pakai WhatsApp. Butuh bantuan setup? Tanya ke WhatsApp CS. Bandingkan Basic Rp60.000 vs Pro Rp120.000 di halaman Harga, atau baca rincian di Syarat & Ketentuan.
Kata kunci artikel
Klik kata kunci untuk mencari artikel terkait.